KASIHAN... Pendukung Jokowi Gadai Laptop Demi Tiket Mudik, "Gara-gara Menhub!"



Gerai usaha pegadaian terlihat ramai jelang Lebaran tahun ini. Salah satunya di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Setidaknya ada sekitar 20 lokasi gadai di sepanjang Cempaka Putih, dari usaha gadai berbentuk ruko dengan pengaman teralis, ruko tanpa teralis, hingga bagian rumah yang disulap menjadi lokasi usaha gadai.

Ada pula usaha gadai yang resmi dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga usaha gadai tanpa merek dagang.

Rata-rata pengunjung menggadaikan barang, sedikit yang melakukan pelunasan barang yang.

"Ini belum seberapa. Biasanya sehabis Lebaran makin tambah ramai orang yang gadai. Soalnya, duitnya sudah habis saat Lebaran," ujar seorang petugas.

Mendapatkan uang dengan menggadai barang menjadi alternatif paling mudah. Nasabah hanya perlu membawa barang yang digadai seperti laptop, kamera, handphone atau telepon seluler (ponsel), BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) motor dan data diri berupa KTP. Barang tersebut wajib milik sendiri.

Di hari yang sama, uang yang diperlukan langsung cair dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Di Super Gadai, bunga dipatok sebesar 10% untuk jangka waktu sebulan. Jika pelunasan dilakukan 2 minggu pertama, maka bunga hanya akan dikenakan 5%.

Seorang pengunjung terlihat menggadaikan laptopnya. Saat di wawancarai, pria yang mengaku pendukung Jokowi ini butuh uang untuk beli tiket mudik.

"Tahun ini parah banget. Gua sampe harus gadai laptop buat beli tiket pesawat. Mahalnya kebangetan. Ini semua gara-gara Menhub," ketus Alex yang ingin mudik ke Medan.

"Semua harganya kami sudah ada daftarnya. Misal, untuk handphone Android rata-rata Rp 800.000. Kalau digadai lengkap dengan boks bisa lebih tinggi lagi," ungkap seorang pegawai Super Gadai, Cempaka Putih.

Tidak semua ponsel bisa digadai. Di Super Gadai, misalnya, hanya iPhone seri 6 yang bisa digadai. iPhone 6 saja dihargai minimal Rp 1,2 juta. Untuk gadai BPKB motor, dengan ketentuan periode pembuatan motor harus minimal tahun 2012. Rata-rata gadai motor dihargai minimal Rp 800.000. Itu karena usaha gadai yang dijalankan berbentuk koperasi sehingga tidak ada survey.

Tak jauh dari Super Gadai, Top Gadai juga kebanjiran nasabah beberapa waktu terakhir menjelang Lebaran. "Banyak sih belakangan ini. Kebanyakan elektronik, handphone," kata seorang pegawai Top Gadai.

Baik di Super Gadai maupun di Top Gadai keduanya menyediakan asuransi kepada nasabah. Barang yang mengalami kerusakan selama penyimpanan akan ditanggung oleh pihak gadai. Kerusakan yang terjadi setelah barang diambil tidak bisa dipertanggungjawabkan.



loading...


Posting Komentar

0 Komentar