Satpol PP Usir Nelayan di Lahan Reklamasi, Begini Reaksi Anies Baswedan!!!



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bereaksi keras saat menanggapi pengusiran nelayan yang dilakukan Satpol PP DKI.

Anies menegaskan bahwa pulau reklamasi terbuka bagi profesi apapun tanpa terkecuali. Dan yang berani mengusir, akan diusir balik.

Dia mengatakan keterbukaan itu bukan berdasarkan pada pekerjaan yang dijalani seseorang.

Melainkan seluruhnya, termasuk pekerjaan sebagai nelayan.


Artinya, mereka yang mencari kehidupan sebagai nelayan pun punya hak untuk menginjakan kaki di atas daratan buatan tersebut.

"Terbuka buat seluruh warga negara. Nggak berdasarkan profesi dong keterbukaannya," terang Anies di Kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara, Sabtu (17/8/2019).


Apalagi, ia sempat berujar bahwa bentangan lahan luas hasil reklamasi di teluk Jakarta, adalah bagian dari Tanah Air juga.

Pulau buatan itu bukan kawasan ekslusif bagi golongan tertentu saja. Kawasan Pantai Maju, terbuka bagi masyarakat yang mau mengaksesnya.

"Lahan ini dahulunya tertutup seakan milik pribadi, bahkan unsur pemerintah masuk pun sering mengalami kesulitan. Hari ini kita selenggarakan upacara di sini untuk mengirimkan pesan pada semua bahwa ini adalah tanah air kita," tutur Anies dalam sambutannya di Kawasan Pantai Maju, Jakarta Utara, Sabtu (17/8/2019).

"Ini adalah tanah kita dan kita ingin memastikan bahwa benderan merah putih pun berkibar di tanah ini. Ini di bawah negara Republik Indonesia," lanjut dia.



loading...


Posting Komentar

0 Komentar