Skak Mat! Buat apa ibukota baru? Memerintah bisa dari smartphone. Kredit HP baru aja cukup.



Rencana pemindahan ibukota dari DKI Jakarta bukan isapan jempol semata. Penegasan itu bahkan telah disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8) lalu.

Jokowi secara tegas menyebut Kalimantan menjadi titik lokasi baru bagi pusat pemerintahan Indonesia.

Filsuf Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung tidak sependapat dengan ide mantan walikota Solo itu. Dia tidak ingin Kalimantan yang kini menjadi paru-paru dunia karena hutan tropis yang lebat berubah menjadi hutan beton.

“Lestarikan Kalimantan. Jangan ubah jadi Jawa,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (18/8).

Roger, sapaan akrabnya, juga mempertanyakan dasar pemikiran ibukota dipindah. Apalagi, pemindahan dilakukan di era kemajuan teknologi yang serba memudahkan orang untuk berkomunikasi.

“Buat apa ibukota baru? Memerintah bisa dari smartphone. Kredit HP baru aja cukup,” sindirnya.

“Cuma percuma,” tutup Rocky.



loading...


Posting Komentar

0 Komentar